Tahukah anda bahwa mata seseorang secara tidak sadar lebih dari 30 kali setiap menitnya?

OOPS. Your Flash player is missing or outdated.Click here to update your player so you can see this content.

Polling minggu ini

Harapan Anda dari Kepala Sekolah Baru
 

Daftar Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterhari ini147
mod_vvisit_counterkemarin241
mod_vvisit_counterminggu ini1147
mod_vvisit_counterbulan ini3331
mod_vvisit_countersemua139477

Link terkait

Iklan
Iklan
Iklan
Iklan

Admin suppport

You are here:
Selamat Datang di SMAN 1 Pusakanagara
Wilujeng Sumping; Wilujeng Bakti PDF Cetak Email
Ditulis oleh T. Abdul Fatah   
Sabtu, 28 Januari 2012 14:39

Wilujeng Sumping; Wilujeng Bakti. Seperti itulah ungkapan kami segenap keluarga besar SMAN 1 Pusakanagara untuk menyambut kedatang kepala sekolah baru H, Ahmad Fahmi, S.Pd.

Pada tanggal 19 Desember 2011, SMAN 1 Pusakanagara melakukan acara jumpa pisah antara kepala sekolah lama Drs. H. Yayat Supriatna, M.M.Pd dengan H. Ahmad Fahmi, S.Pd . Suasana Haru atas kepergian Kepala Sekolah lama sangat kental mengisi jalannya kegaiatan acara Jumpa Pisah. Bpk. Yayat, begitulah kami menyapa beliau sehari-hari. pembawaannya yang sederhana dan begitu hangat mebuat kami sangat kehilangan akan sosok seperti beliau. sungguh jasa-jasa kebaikan atas kemajuan SMAN 1 Pusakanagara tidak akan mudah dilupakan. 6 Tahun sudah beliau mengabdikan diri di sekolah kami tercinta dan telah banyak memberikan warna dan semangat untuk maju. Semoga Bapak Yayat bisa lebih memberikan kontribusinya kepada sekolah baru yang beliau pimpin.

Kini, Harapan dan cita-cita kami sandarkan kepada kepala sekolah yang baru H. Ahmad Fahmi, S.Pd. Senyum dan Sapa kami sambut beliau. Semoga kejayaan akan lebih kokoh dan bersinar bersama H, Ahmad Fahmi. Selamat Bekerja dan Selamat berjuang untuk kemajuan bersama demi SMAN 1 Pusakanagara tercinta.

LAST_UPDATED2
 
Program Kerja Kesiswaan PDF Cetak Email

Dalam melaksanakan tugas pembinaan kesiswaan, banyak aspek yang perlu mendapat perhatian terutama dalam menyiapkan kader penerus perjuangan bangsa yang handal dan unggul, serta mampu bersaing dalam berbagai persaingankehidupan yang semakin ketat. Seperti yang tertuang dalam Visi Sekolah, yaitu unggul dalam prestasi, mantap dalam imtaq, dan terpuji dalam sikap dan perbuatan. Sehingga aspek yang perlu didahulukan dalam kaitannya dengan pembinaan kesiswaan adalah mampu menjawab dan memenuhi kebutuhan akan kelengkapan pedoman pembinaan kesiswaan serta dapat mengaplikasikannya terhadap siswa.

selanjutnya...
 
We are Agent of Changes

Guru adalah agen perubahan. Di manapun guru berada dia harus dapat membawa perubahan bagi masyarakat di sekelilingnya. Dia harus mampu menjadi motivator dan fasilitator bagi anak didiknya agar mampu menguasai ilmu pengetahuan yang terus berkembang. Karena itu belajar sepanjang hayat jelas harus dilakukan terus menerus oleh seorang guru. Jangan sampai ada guru yang benar-benar “jadul” di tengah derasnya arus informasi dan komunikasi ini.

LAST_UPDATED2
Selengkapnya
 
Guruku Idolaku
Ditulis oleh Kompasaiana.com   
Selasa, 18 Mei 2010 00:00

“…. Bu, saya mau jadi penyanyi terkenal aja ah, enak khan, punya duit banyak, sering masuk TV. Terus, kemana saja orang minta tanda tangan, seperti Ariel Peterpan, atau Ian Kasela” sambil tersenyum, ibu pun mengangguk bangga.

Mungkin ini menjadi pembicaraan yang sederhana, dan mungkin juga ini menjadi pernyataan yang biasa saja untuk anak yang mulai kenal dunia luar. Ingin menjadi sesuatu yang ia lihat, dan selanjutnya dijadikan cita-cita.

Baca selengkapnya...
 
SSN untuk Nepus Bisa?
Ditulis oleh T. Abdul Fatah   
Jumat, 07 Mei 2010 00:00

Penjelasan PP No. 19 Tahun 2005 pasal 11 ayat 2 menyebutkan bahwa pemerintah mengkategorikan sekolah/madrasah yang telah atau hampir memenuhi standar nasional ke dalam kategori mandiri. Penjelasan selanjutnya menyebutkan bahwa sekolah kategori mandiri (SKM) harus menerapkan sistem kredit semester (SKS). SKS adalah salah satu sistem penerapan program pendidikan yang menempatkan peserta didik sebagai subyek. Pembelajaran berpusat pada peserta didik, yaitu bagaimana peserta didik belajar.

 

LAST_UPDATED2
Baca selengkapnya...
 
Artikel Lainnya...
<< Mulai < Prev 1 2 Next > End >>

JPAGE_CURRENT_OF_TOTAL