Selayang Pandang


SMA Negeri 1 Pusakanagara kembali melewati lembaran baru dalam perjalanannya, dengan dilaksanakannya serrah terima jabatan Kepala Sekolah SMAN 1 Pusakanagara pada tanggal 03 Maret 2016, Maka Bapak Zulkipli, S.pd.,M.M.Pd yang sebelumnya guru SMAN 3 Subang sekarang akan mengembang tugas sebagai Guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah di SMA Negeri 1 Pusakanagara. Sejak Itulah SMAN 1 Pusakanagara memulai babak baru dalam mengukir sejarah dan prestasinya. Dukungan, Kerjasama dan Doa akkan menjadi senjata ampuh untuk menaklukan segala rintangan dan cobaan dan akan terus melesat menuju prestasi gemilang dan membanggakan serta mampu menciptakan generasi-generasi muda yang berguna bagi nusa, bangsa dan agama.

 

SEJARAH SMA NEGERI 1 PUSAKANAGARA

Pembangunan sebuah Sekolah Menengah Atas di Kecamatan Pusakanagara Kabupaten Subang merupakan salah satu program dari Departemen  Pendidikan dan Kebudayaan, bahwa untuk  menunjang pelaksanaan wajib belajar Sembilan tahun dan meningkatkan daya tampung bagi lulusan Sekolah Menengah Pertama, ditiap-tiap Kecamatan perlu tersediah Sekolah Lanjutan Tingkat Atas.

Dengan kondisi Kecamatan Pusakanagara yang memiliki 2 (dua) buah SMP Negeri dan 1 (satu) Sekolah Madrasah Tsanawiyah Negeri-Syarat pendirian Sekolah SMA yaitu memiliki lebih dari satu  sekolah SMP- telah mencukupi syarat pendirian untuk pembangunan suatu sekolah SMA. Pada Tahun 1993 dimulai perancanaan pengadaan lahan bagi program pembangunan Sekolah SMA di Pusakanagara dengan membentuk kepnitiaan di tingkat kecamatan Pusakanagara.

<p>some text<a href="" />readmore</a></p>

Dengan dukungan yang sangat besar dari seluruh masyarakat Pusakanagara yang terdiri dari tiga belas desa, maka Kecamatan Pusakanagara Menyatakaan Kesiapannya dalam Menyediakan Lahan bagi Sekolah SMA. Lokasi pembangunan ditentukaan dengan tiga alternatif yati :

1.    Desa Pusakajaya

2.    Desa Pusakaratu

3.    Desa Bojongjaya

Dengan mempertimbangkan berbagai hal, maka diputuskan bahwa, pembangunan SMA beralokasi di Desa Pusakaratu, tempatnya di Dusun Ciawitali diatas lahan kebun buah milik warga. Setahun kemudian diadakan pembebasan lahan. Kegiatan tersebut berjalan dengan lancar tapa ada hambatan apapun yang bearti. Adapun warga yang lahanya terkena prokyek pembangunan SMA adalah :

1.    Tarpangi, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

2.    Mislem, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

3.    Kadirah, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

4.    Khasanah, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

5.    Cani, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

6.    Mutiri, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

7.    Sarkum, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

8.    Kamid, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

9.    Sudirman, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

10.  Blengur, warga Ciawitali Desa Pusakaratu

Walaupun luas seluruh lahan hanya 8.056 m2, belum ideal. Untuk sebuah sekolah SMA-idealnya luas lahan minimal 10.000 m2. Tetapi tetap menjadi pilihan karena sekitar lahan proyek masih terdapat lahan kosong yang akan memudahkan dalam pengembangan sekolah di masa yang akan datang. April 1999 proyek pembangunan SMA dimulai dengan paket pembangunan 11 bangunan yang terdiri dari :

  •   3 bangunan klas (9 ruang kelas);
  •   3 bangunan laboratorium (fisika, Biologi, Kimia);
  •   1 bangunan Perputakaan ;
  •   1 bangunan Kantor (Guru, BP, TU, reproduksi, hall, toilet);
  •   1 bangunan kegiatan siswa (ruang OSIS, Pramuka, dan PMR);
  •   1 bangunan gudang dan toilet;
  •   1 bangunan Mushlah.

 

Pun dengan membalair untuk kebutuhan 9 ruang kelas dan kantor, satu set lengkap perlengkapan laboratorium bahasa – proyek pertama SMA yang memiliki laboratorium bahasa di kabupaten Subang, dan 1 set computer.

Selain pembngunan fisik terus berlanjut, Pemerintah dalam hal ini Departemen pendidikan dan kebudayaan melakukan rekrutment pegawai untuk tahun anggaran 1998 yang bertujuan mengisi kekosongan pada pos Guru dan Staf Tata Usaha, sekitar bulan Mei 1999 kantor wilayah Departemen Pendidikan dan Kebudayaan  Provinsi Jawa Barat Mengirimkan para pegawai hasil rekrutment untuk mengisi sekolah-sekolah UGB (Unit Gedung Baru) salah satunya Sekolah SMA yang ada di Kecamatan Pusakanagara jumlah pegawai yang dikirim sebanyak 9 orang, yang terdiri dari 6 orang Guru, yaitu Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia, Geografi, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Sejarah, Pendidikan Agama Islam, Ekonomi, Serta tiga orang Staf Tata Usaha.

Untuk Memudahkan dalam pengadministrasian kepegawaian, maka 9 pegawai tersebut dikirim ke SMA Negeri 1 Pamanukan  untuk nantinya diteruskan ke SMA yang ada di Kecamatan Puskanagara, begitu pula dengan jabatan Kepala Sekolah yang belum memiliki Kepala Sekolah Definitif, maka Drs, R.B. Effendi H. Selaku Kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pamanukan ditunjuk sebagai Pejabat yang menerima tugas tambahan sebagai Kepala Sekolah, sedangkan Drs, Hardi Sujiono- seorang Guru SMA Negeri 1 Pamanukan d iberi tugas sebagai Lapangan Harian (PLH) Kepala Sekolah. Untuk Ketatausahaan ditunjuklah Dede Suparman- Kepala urusan Tata Usaha SMA Negeri 1 Pamanukan- sebagai coordinator urusan tatausaha. Sesuai intruksi dan petunjuk dari Kepala Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang, untuk kali pertama melakukan kegiatan penerimaan siswa baru tahun pelajaran 1999/2000, untuk menyosialisasikan kegiatan PSB, dibantu oleh seluruh Guru dan Staf Tata usaha SMA Negeri 1 Pamanukan, menyebarkan informasi keseluruh masyarakat sekitar Pamanukan- Pusakanagara, melalui surat pemberitahuan dan Radio GSP Pamanukan.

Untuk angkatan pertama jumlah siswa yang mendaftar sebanyak 4 (empat) rombongan belajar. Oleh karena dalam tahap penyelesaian akhir bangunan, maka kegiatan belajar mengajar dilaksanakan di SMA Negeri 1 Pamnukan Memakai shif siang dengan meminjam 4 ruang kelas dan 1 ruang untuk kantor. Walaupun dalam kondisi menumpang, tetapi yang dirasakan keakraban dan kehangatan. Hal itu Karena warga SMA Negeri 1 Pamanukan menerima dengan tangan terbuka dan sangat membantu dalam berbagai kegiatan seputar proses KBM. Akhirnya pada 20 Oktober 1999 keluarlah surat keputusan menteri Pendidikan  dan Kebudayaan Republik Indonesia No : 291/0/1999 tentang pembukaan dan penegerian sekolah tahun pelajaran 1998/1999. Sesuai SK tersebut diatas Sekolah SMA yang ada di Kecamatan Puskanagara dinamai SMU Negeri 1 Pusakanagara (sebelum menjadi SMA Negeri 1 Pusakanagara tahun 2004, sesuai surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia tentang Perubahan nomenklatur SMU menjadi SMA).

Demi lancarnya proses kegiatan belajar mengajar, jajaran pimpinan SMA Negeri 1 Pusakanagara merekrut bebrapah  Guru tidak tetap dan Staf Tata Usaha yang berdomisili di sekitar Pusakanagara dan sebagai lainya bantuan dari Guru-guru  SMA Negeri 1 Pamanukan, untuk mengisi kekurangan tenaga pengajar dan tenaga administarasi. Setelah selesai proyek pembangunan dan seah terima gedung, maka mulai oktober 1999- bertepatan dengan awal Catur Wulan II- Kegiatan Belajar Mengajar dilaksanakan di gedung baru SMA Negeri 1 Pusakanagara. Walaupun seluruh Kegiatan telah terpisah dengan SMA Negeri 1 Pamanukan, akan tetapi kordinasi masih terus berlanjut sampai akhirnya tepat hari rabu, 17 Mei 2000 dikantor Departemen Pendidikan Nasional Kabupaten Subang dilaksanakan serah terima jabatan Kepala SMA Negeri 1 Pusakanagara.

Berdasarkan surat keputusan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia No : 0278/102.Kep/KP.lb.2000 tanggal 8 Pebruari 2000, Drs. Sis Djalaludin – Guru SMA Negeri 1 Margahayu Bandung- mengemban tugas sebagai kepala Sekolah SMA Negeri 1 Pusakanagara. Dibawah kepemimpinan beliau SMA Negeri 1 Pusakanagara kembali melanjutkan pengembangan ada[pun hasil-hasil pembangunan diantaranya sebagai berikut.

  • Bidang Kepegawaian

Mendapatkan penambahan Guru sebnyak 5 orang yaitu Eris Megiyanto,S.Pd. (Ekonomi), Ahmad Nurdin, S.Pd. (Geografi), Pifih Lestiadi,A.M.,S.Pd.(Fisika), Tono Prayogo,S.Pd. (Matematika), Indahyati,S.Pd (Biologi), dan seorang Kepala Tata Usaha (Slamat Suharto). Tetap merekrut Guru dan Staf Tata Usaha tidak tetap untuk mengikuti perkembangan dari jumlah rombongan belajar (rombel) yang terus bertambah.

  •  Bidang Sarana dan Prasarana

Pengadaan Sarana penunjang KBM diantaranya yaitu :

-       Ruang kelas sebnyak 2 ruang tahun2014 dan 2005;

-       Laboratorium computer tahun 2002;

-       Pos Satpam tahun 2002;

-       Tempat Parkir tahun 2004;

-       Peralatan laboratorium IPA thun 2004/2005;

-       Rehab atap 3 ruang kelas tahun 2005;

-       Pagar pembatas bagian belakang tahun2005;

  • Bidang Kurikulum dan Pembelajaran

Adanya peningkatan presentase kelulusan sejak lulusan pertama sampai lulusan tahun 2005, dari 97 % sampai 100%.

  • Bidang Adminitrasi dan Manajemen Sekolah

Membuat Landasan dalam pembangunan sekolah yang dituangkan dalam visi dan misi sekolah juga memperoleh peringkat A dengan nilai 86,28 dalam kegiatan Akreditasi Sekolah yang diselenggarakan oleh badan Akreditasi Sekolah Nasional tahun 2004.

  • Bidang organisasi dan Kemasyarakatan

Adanya jalinan kerjasama yang baik antara seluruh pihak sekolah dengan orang tua dan masyarakat.

-       Juara I Tingkat Kabupaten lomba IBO tahun 2002

-       Juara IV Tingkat Provinsi lomba tata upacara bendera tahun 2002

-       Juara III Tingkat Kabupaten lomba IMO tahun 2003

-       Juara II Tingkat Kabupaten lomba Pramuka pitahun 2003

-       Juara I Tingkat Kabupaten lomba Bola Volly Putra tahun 2003

-       Juara II Tingkat Kabupaten lomba siswa berprestasi tahun2004

-       Juara I Tingkat Kecamatan lomba cerdas cermat tahun 2004

-       Juara harapan  I Tingkat Kabupaten lomba Olimpiade Fisika tahun 2005

-       Juara III Tingkat Kabupaten lomba Bola Volly Putra tahun2005

-       Juara III Tingkat Kabupaten lomba Bola Basket tahun 2005

-       Juara II Tingkat Kabupaten lomba Tenis meja tahun 2005

-       Juara I Tingkat Kabupaten lomba catur than 2005

-       Juara I Tingkat Kabupaten LTUB tahun 2009

-       Juara III Tingkat Wilayah LTUB tahun 2009

-       Juara I Tingkat Kabupaten LCC UUD 1945 tahun 2009

-       Juara II bola volly Putri POPDA tahun2009

-       Juara III Bola basket Putra POPDA tahun 2009

-       Juara I catur putri POPDA tahun 2009

-       Juara II Catur Putri POPDA tahun 2009

-       Juara II Atletik lompat jauh putri POPDA

-       Juara II Oliypiade matematika tingkat Kabpaten tahun2009

-       Juara II antar instansi Bola volly putri tahun 2009

-       Juara I antar instansi bola volly putra tahun2010

-       Juara III tolak peluru tingkat Kabupaten tahun2010

-       Juara III lempar lembing tingkat kabupaten tahun 2010

-       Juara II LCC UUD 45 tingkat Kabupaten tahun 2011

-       Juara I FL2SN cipta puisi tingkat kabupaten tahun2011

-       Juara I sepak bola tingkat Instansi tahun 2012

-       Juara II bola bola  volly antar instansi tahun 2012

-       Juara I lomba Dakwah Tingkat Kabupaten tahun 2012

-       Juara I lomba lari 100M Putri POPDA VI tahun 2013

-       Juara I tolak peluru Putri POPDA VI tahun 2013

-       Juara II Paskibra tingkat Kabupaten tahun2013

-       Juara Wira I LBB tingkat Kabupaten Tahun 2013

-       Juara III Futsal tingkat Kabupaten Tahun 2013

-       Juara harapan I mula LVBB 2013

-       Juara Pavorit I LUBB 2015.

-       Juara I bola Basket putra POPDA tingkat Kabupaten tahun 2016

-       Juara III bola volley putra POPDA tingkat Kabupaten tahun2016

-       Juara III Putra FPOS basketball Championship 2016

-       Juara I bola volly HUT Ke-51 SKADRON UDARA 7 tahun 2016

Halaman berikutnya: Visi dan Misi